


GERAKAN “PESANTREN RINTISAN NASIONAL” ADALAH LANJUTAN DARI GERAKAN TRANSFORMASI 5000 PESANTREN.
Terhadap datangnya perubahan disruptif hari ini, pesantren pun harus siap dengan respons baru sebagai pesantren transformatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan pembangunan Indonesia. Peta jalan dan strategi di lapangan ke arah sana telah dibagikan Ayahanda KH Imam Jazuli kepada 5.000 pengasuh pesantren yang memiliki santri 100 hingga 3.000, dari Juni hingga Agustus 2026, melalui kegiatan Workshop Pengasuh Pesantren Se-Indonesia.
Kini, giliran Bapak/Ibu yang masih merintis pesantren (santri dibawah 50) atau pengusaha, pejabat, atau siapa saja yang baru akan memulai.
Dari pengalaman merintis Pesantren Bina Insan Mulia 1, 2, 3, 4, dan 5 sejak tahun 2013, Ayahanda KH Imam Jazuli akan berbagi peta jalan dan strategi yang akan memperkaya dan memperkuat perjuangan merintis pesantren hingga menjadi besar yang berkualitas.
Kenapa peta jalan dan strategi itu perlu dikuasai?
Ingat, jumlah penduduk Indonesia di usia pelajar 56,4 juta, tapi yang menjadi santri hanya 2,7 juta artinya baru 4% saja, Ini peluang sekaligus tantangan. Dibutuhkan pesantren baru yang bergerak progresif, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi atas problem Indonesia hari ini dan masa depan. Itulah pesantren transformatif baru yang kita harapkan.
Kegiatan workshop ini “”GRATIS” di biayai oleh Imam Jazuli Foundation. workhsop ini akan digelar di seluruh jaringan hotel Aston tiap provinsi di Indonesia yang dimulai dari Jawa Barat. Semoga dengan gerakan Ini bisa menghadirkan puluhan ribu pesantren Baru atau rintisan yang progresif dan transformatif,.
Syarat mengikuti kegiatan ini: 1 pesantren rintisan yang baru memiliki santri dibawah 50 orang. 2. Siapa saja yang belum memiliki pesantren tapi memiliki modal dan aset untuk mengembangkan pesantren. 3.memiliki lembaga pendidikan umum (SD, SLTP, SLTA, PT) yang ingin migrasi atau integrasi berbasis pesantren.
Untuk gelombang pertama kami akan berikan kesempatan terkhusus kepada 1000 peserta dari Jawa barat, yang akan di laksanakan di hotel Gastoncirebon pada hari sabtu tanggal 22 Agustus 2026, insya Allah workshop akan menyusul diprovinsi lain.